Kemendagri Siap Kawal Pilkada Serentak 2018

Politik 0
banner-728x90-balakqq

082069500_1515491481-20180109-Mendagri-AY2

 Jakarta  Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumulo optimistis dapat mengawal Pilkada serentak yang berlangsung pada 27 Juni 2018. Pihaknya juga telah siap mengantisipasi dan menindaklanjuti jika ditemukan kasus pelanggaran.

Pelanggaran Pilkada serentak itu bisa berupa politik uang, isu SARA, kampanye gelap, kebencian, dan hilangnya netralitas pada pihak-pihak tertentu.

“Pemerintah optimis, Bawaslu dari tingkat atas hingga ke bawah, hingga Jaksa Agung akan berkonsolidasi bersama,” ucap Tjahjo di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).

Tjahjo berharap setiap pasangan calon dapat beradu program terkait dengan kesejahteraan rakyat. Bukan beradu lewat politik uang maupun kampanye gelap. Namun begitu, dia menilai seluruh daerah dapat berpotensi terjadinya praktik pelanggaran dalam Pilkada nanti.

“Kalau politik uang, tidak bisa diidentifikasi daerah mana, seluruh daerah potensi. Apalagi menjelang kampanye ada puasa, lebaran,” ujar Tjahjo.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Abhan menilai politik uang merupakan kejahatan luar biasa. Praktik ini dianggap dapat menjadi tunas-tunas tindakan tak terpuji.

“Ini embrio korupsi. Beban bukan hanya penyelenggara, tapi seluruh elemen masyarakat, politik uang harus kita tolak dan kampanyekan, tolak anti money politics,” ucap Abhan.

Baca Juga Artikel : Sandi: Sebagai Institusi Negara, Kami Tak Boleh Kalah sama Pengembang

Proses Hukum

 002320200_1515491483-20180109-Mendagri-AY4

Selain persoalan politik uang, pelanggaran-pelanggaran yang muncul dari sosial media (sosmed) juga akan menjadi perhatian. Institusinya akan berkoordinasi dengan unit cyber crime Polri untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kami akan memproses kalau itu memenuhi unsur tindak pidana,” tegas Abhan.

Share This:

Tags:
banner-728x90-balakqq
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply